Cara mengurangi keranjang terbengkalai di Shopify: Strategi terbukti untuk dropshipper

Sebagai dropshipper, kamu menghabiskan banyak waktu dan sumber daya untuk mendatangkan pelanggan baru ke situsmu. Biaya SEO, media sosial, dan saluran lainnya bisa cepat membengkak. Namun, meski pemasaranmu mendatangkan banyak pengunjung baru, penjualanmu mungkin tidak banyak meningkat. Jika demikian, situs dropshipping-mu mungkin menghadapi masalah keranjang terbengkalai.
Pemulihan keranjang terbengkalai sangat penting untuk mengurangi penjualan yang hilang. Aplikasi dan kampanye email otomatis dapat mengirim pengingat serta penawaran yang menarik pelanggan untuk kembali dan menyelesaikan pembelian di Shopify.
Dalam panduan ini, kamu akan mempelajari semua yang perlu diketahui tentang mengurangi keranjang terbengkalai di Shopify:
- Pengertian keranjang terbengkalai
- Pentingnya menangani keranjang terbengkalai
- Cara menghitung dan melacak keranjang terbengkalai di situsmu
- Strategi efektif untuk memulihkan keranjang di Shopify
Sekilas tentang keranjang terbengkalai
Keranjang belanja disebut terbengkalai ketika pembeli online memasukkan produk ke keranjang, lalu meninggalkan situs tanpa membeli. Ini berbeda dari checkout terbengkalai, yaitu ketika pelanggan keluar saat proses checkout berlangsung, sering kali karena diminta membuat akun. Keduanya menjadi masalah bagi situs Shopify, tetapi keranjang terbengkalai terasa lebih merugikan karena pembeli sudah jauh lebih dekat untuk benar-benar membeli sesuatu.
Cara menghitung tingkat keranjang terbengkalai
Hitung tingkat keranjang terbengkalai di situsmu dengan mengurangi jumlah total keranjang yang dibuat dengan jumlah penjualan yang selesai. Bagi hasilnya dengan jumlah total keranjang yang dibuat.

Misalnya, sebuah toko Shopify memiliki total 1000 keranjang yang dibuat dan 400 transaksi yang selesai. 1000 keranjang dikurangi 400 penjualan menghasilkan 600 keranjang terbengkalai. 600 dibagi 1000 keranjang adalah 0.6. Kalikan dengan 100, dan kamu mendapatkan tingkat keranjang terbengkalai sebesar 60%.
Mengapa dropshipper perlu menangani keranjang terbengkalai
Menurut Baymard Institute, perusahaan riset pasar pengalaman pengguna, rata-rata tingkat keranjang terbengkalai mencapai 70.19% pada 2024. Selain itu, studi oleh Statista menemukan bahwa 25% pembeli meninggalkan keranjang lalu membeli dari pesaing.
Checkout terbengkalai juga berdampak signifikan pada pendapatan. Berbeda dari keranjang terbengkalai, yaitu ketika barang dibiarkan di keranjang, checkout terbengkalai terjadi saat pelanggan keluar di tengah proses checkout. Mengelola dan memulihkan checkout terbengkalai melalui email otomatis untuk menarik kembali pelanggan, serta memahami alur otomatisasinya, dapat membantu memulihkan penjualan yang hilang.
Untuk melihat nilainya dalam dolar, perhatikan skenario berikut:
Situsmu memiliki tingkat konversi keseluruhan sebesar 1% dan mendatangkan 100,000 pengunjung setiap bulan, dengan nilai transaksi rata-rata $100. Saat ini, pengunjungmu menyelesaikan 1,000 transaksi per bulan dan menghasilkan pendapatan $100,000.
Jika kamu berhasil memulihkan separuh dari keranjang terbengkalai tersebut, kamu bisa memperoleh tambahan pendapatan $50,000 setiap bulan.
Dari angka-angka tersebut, jelas mengapa mengurangi tingkat keranjang terbengkalai merupakan taktik efektif untuk mengoptimalkan konversi e-commerce.
Melacak keranjang terbengkalai
Untuk memahami sepenuhnya kinerja e-commerce situsmu, kamu perlu melacak keranjang terbengkalai. Ada beberapa cara untuk melakukannya.
Selain keranjang terbengkalai, checkout terbengkalai juga penting untuk dilacak. Dengan begitu, kamu bisa mengakses, meninjau, menganalisis, dan memulihkan pesanan pelanggan yang belum selesai melalui admin Shopify, serta mencari strategi untuk mengurangi keranjang terbengkalai.
Jika menggunakan Google Analytics 4, ikuti panduan laporan perjalanan checkout Google, atau tonton video panduan ini di YouTube.
Kamu juga bisa menghitung tingkat keranjang terbengkalai situsmu melalui dashboard analitik Shopify. Buka laporan Tingkat konversi toko online dan lihat sesi “Ditambahkan ke keranjang” serta “Sesi yang menghasilkan konversi”. Keduanya masing-masing menunjukkan jumlah total keranjang yang dibuat dan jumlah total penjualan.
Cukup masukkan angka-angka ini ke rumus pada bagian sebelumnya untuk mendapatkan tingkat keranjang terbengkalai tokomu.
Strategi mengurangi keranjang terbengkalai
Kesulitan mengatasi keranjang terbengkalai di situs e-commerce-mu atau ingin meningkatkan penjualan Shopify-mu? 10 strategi ini akan mengurangi keranjang terbengkalai dan membantu membawa pelanggan kembali ke situsmu untuk menyelesaikan pembelian.
Salah satu pendekatan yang efektif adalah memulihkan keranjang terbengkalai, yang dapat secara signifikan mengurangi penjualan yang hilang dan meningkatkan keuntunganmu.
1. Sederhanakan alur checkout dan sediakan pilihan pembayaran
Sebanyak 23% pembeli yang meninggalkan keranjang melakukannya karena proses checkout yang rumit. Jadi, menyederhanakannya dapat mengurangi keranjang terbengkalai secara signifikan. Studi tolok ukur menemukan bahwa sebagian besar formulir checkout online tidak membutuhkan lebih dari 14 elemen, termasuk tombol dan menu pilihan. Namun, situs web rata-rata memiliki hampir 24 elemen dalam formulir checkout mereka.
Permudah checkout dengan menyediakan kolom hanya untuk informasi yang diperlukan guna menyelesaikan transaksi. Contoh di bawah menunjukkan seperti apa formulir pengiriman yang telah dioptimalkan.

Menyediakan berbagai pilihan pembayaran, seperti kartu kredit, dompet digital, dan bayar di tempat, juga dapat mengurangi keranjang terbengkalai dengan memenuhi beragam preferensi pelanggan dan mempercepat proses pembayaran.
Aktifkan Shop Pay agar checkout lebih mudah. Shop Pay menyimpan detail pengguna sehingga mereka bisa melewati langkah pembayaran dan pengiriman.
Untuk mengaktifkan Shop Pay:
- Masuk ke Shopify.
- Dari admin akunmu, buka Pengaturan, lalu Pembayaran.
- Klik Kelola di bagian Shopify Payments.
- Centang kotak Shop Pay, lalu klik Simpan.
Izinkan checkout sebagai tamu agar proses checkout makin mudah. Lagi pula, kewajiban memiliki akun menyebabkan 26% keranjang terbengkalai.
Aktifkan checkout sebagai tamu di pengaturan Checkout situs Shopify-mu. Di bagian akun pelanggan, klik tombol “Jangan gunakan akun” atau “Akun bersifat opsional”. Kini pelanggan bisa membeli produk tanpa akun.
Untuk penjelasan lebih lengkap, baca artikel kami tentang cara mengoptimalkan proses checkout dropshipping-mu!
2. Jelaskan ongkos kirim sejak awal
Biaya tak terduga, seperti ongkos kirim, menjadi penyebab hampir separuh dari seluruh keranjang belanja terbengkalai. Pilihan gratis ongkir akan sangat membantu mengurangi keranjang terbengkalai.
Namun, menyediakan gratis ongkir bisa memberatkan toko baru atau kecil dan mungkin tidak layak diterapkan untuk semua produk. Jika demikian, tawarkan gratis ongkir untuk pesanan di atas nilai tertentu. Perusahaan peralatan radio Cobra, misalnya, menawarkan gratis ongkir untuk pesanan senilai $80 atau lebih.
Jika gratis ongkir sama sekali tidak memungkinkan, jelaskan ongkos kirim secara transparan sepanjang proses checkout.
Tampilkan estimasi ongkos kirim di keranjang sebelum pengguna mulai checkout. Jika kamu menerapkan ongkos kirim tetap, kamu bisa menambahkannya sendiri ke proses checkout. Aplikasi Shopify seperti Shipping Rates Calculator Plus akan mengintegrasikan estimasi ongkos kirim ke keranjang belanjamu.
3. Buat pop-up saat pengunjung hendak keluar
Pop-up saat pengunjung hendak keluar adalah widget yang muncul ketika browser mendeteksi kursor pengguna bergerak ke arah tombol keluar browser. Hampir separuh dari seluruh keranjang terbengkalai ditinggalkan karena pengguna belum yakin ingin membeli produknya. Karena itu, pop-up ini bisa menjadi strategi yang sangat efektif untuk meningkatkan konversi.

Situs dapat menggunakan pop-up seperti gambar di atas untuk menarik pembeli agar mendaftar sebelum meninggalkan keranjang. Mendorong pengguna melakukan suatu tindakan, disertai diskon, membuat mereka lebih mungkin menyelesaikan transaksi.
Gunakan pop-up saat pengunjung hendak keluar sebagai upaya terakhir untuk mendorong pembelian:
- Tawarkan diskon jika pengguna menyelesaikan transaksi dalam batas waktu tertentu
- Tawarkan gratis ongkir untuk pembelian berikutnya
- Arahkan pengguna ke chat layanan pelanggan jika mereka memiliki pertanyaan atau keraguan
- Ajak pengguna memutar roda keberuntungan untuk berpeluang mendapatkan diskon lebih besar
Menurut Venture Harbour, pop-up saat pengunjung hendak keluar dapat meningkatkan tingkat konversi sebesar 5–10%. Angkanya memang tidak besar, tetapi tetap berarti dan hasilnya bisa cepat terakumulasi.
Kamu bisa menggunakan aplikasi Shopify berikut untuk membuat pop-up di situsmu:
- OptiMonk: Harga mulai dari paket gratis hingga $250 per bulan.
- Justuno: Menawarkan paket mulai dari gratis hingga $99 per bulan, dengan uji coba gratis selama 15 hari.
4. Gunakan kampanye email keranjang terbengkalai
Email adalah salah satu saluran paling efektif untuk menarik kembali pelangganmu, dan pemulihan keranjang terbengkalai sangat penting untuk mengembalikan penjualan yang hilang. Banyak situs e-commerce menggunakan strategi email keranjang terbengkalai untuk mengingatkan pembeli bahwa barang mereka masih menunggu atau menawarkan diskon menarik.
Alur email keranjang terbengkalai yang umum bisa seperti ini:
- Kirim email 24 jam setelah pembeli keluar, berisi “pengingat ramah” tentang barang mereka.
- Kirim email lanjutan 48 jam setelah pembeli keluar dengan pesan yang dipersonalisasi. Tambahkan rekomendasi produk terkait.
- Tiga hingga lima hari setelah pembeli keluar, kirim penawaran khusus berupa diskon atau gratis ongkir jika mereka membeli dalam batas waktu tertentu.
- Tujuh hari setelah pembeli keluar, kirim pengingat tentang penawaran khusus tersebut. Dorong mereka segera bertindak dengan menyebutkan stok yang menipis atau batas waktu penawaran.
- Kirim email terakhir 10–14 hari setelah pembeli keluar, meminta mereka mengisi survei singkat untuk menjelaskan alasan tidak jadi membeli.
Kamu mungkin menemukan jadwal lain yang lebih efektif daripada saran di atas. Namun, selalu kirim email pertama dalam 24 jam. Menurut AdRoll, email yang dikirim lebih dari sehari setelah pembeli keluar menghasilkan tingkat konversi 2.6%, dibandingkan dengan 4.5% untuk email yang dikirim dalam hari pertama.
Gunakan tips berikut untuk membuat email keranjang terbengkalai yang efektif:
- Tulis isi email dengan nada ramah dan membantu
- Sertakan gambar barang di keranjang pengguna
- Sertakan ajakan bertindak yang jelas dengan tautan ke keranjang pembeli
- Jelaskan ketentuan setiap penawaran
- Optimalkan tampilan email untuk perangkat seluler
Untuk mengotomatiskan email keranjang terbengkalai, lihat aplikasi Shopify berikut:
- MESA: Biaya berkisar antara $30–$239 per bulan, bergantung pada jumlah otomatisasi. Termasuk uji coba gratis selama 7 hari.
- Klaviyo: Harga mulai dari gratis hingga $20 per bulan, bergantung pada jumlah kontak.
- Kit Karts: Menawarkan satu paket seharga $9.99 per bulan dengan uji coba gratis selama 14 hari.
- Omnisend: Paket mulai dari gratis hingga $59 per bulan, bergantung pada jumlah kontak.
5. Tawarkan program hadiah loyalitas
Program hadiah mendorong pelanggan berbelanja kembali. Sebuah studi yang diterbitkan di Harvard Business Review menemukan bahwa program loyalitas meningkatkan kemungkinan konversi sebesar 6.1%. Studi yang sama menemukan bahwa anggota program hadiah membeli lebih banyak produk serta versi lebih mahal dari produk yang pernah mereka beli. Secara keseluruhan, pengeluaran anggota meningkat 50% selama dua tahun.
Sebagai contoh, program Nordy Points dari Nordstrom memberikan poin kepada pelanggan berdasarkan jumlah belanja mereka. Pelanggan mendapatkan Notes saat mencapai jumlah poin tertentu. Notes tersebut bisa ditukar dengan diskon untuk produk apa pun yang dijual Nordstrom.
Program seperti ini mendorong pembelian berulang serta memberi insentif untuk pembelian dalam jumlah besar dan bernilai tinggi.
Ada dua aplikasi yang direkomendasikan untuk membuat program hadiah di toko Shopify-mu:
- LoyaltyLion: Menawarkan paket gratis dan paket berbayar seharga $249 per bulan dengan uji coba gratis selama seminggu.
- Smile: Harga mulai dari gratis hingga $999 per bulan, bergantung pada jumlah pesanan.
6. Gunakan iklan penargetan ulang
Iklan penargetan ulang menjangkau pembelimu di berbagai situs dan menampilkan produk yang mereka tinggalkan di keranjang. Karena kamu sudah tahu produk yang ingin mereka beli, kampanye keranjang terbengkalai menjadi iklan penargetan ulang yang efektif untuk e-commerce. Iklan ini sangat penting untuk memulihkan keranjang terbengkalai di Shopify dan membuka peluang penjualan melalui cara-cara inovatif.
Secara umum, iklan penargetan ulang memiliki CTR yang 10 kali lebih tinggi daripada iklan biasa.
Berikut beberapa aplikasi Shopify yang bagus untuk penargetan ulang dan akan menampilkan iklanmu kepada pengguna di Google dan Facebook:
- AdRoll: Paket mulai dari gratis hingga $300 per bulan, bergantung pada jumlah pengunjung bulanan. Termasuk uji coba gratis selama 30 hari.
- Ako: Paket mulai dari gratis hingga $30 per tahun, bergantung pada jumlah pesanan.
- Rontar: Menawarkan paket gratis dan paket berbayar seharga $30 per bulan, bergantung pada jumlah tayangan iklan per bulan.
7. Sediakan bantuan lewat live chat
Salah satu alasan utama pembeli masih berbelanja di toko fisik adalah pengalaman layanan pelanggannya. Mereka menghargai adanya staf penjualan yang siap memberikan informasi produk dan menjawab pertanyaan.
Tentu kamu tidak bisa menyediakan staf penjualan yang membantu pelanggan secara tatap muka, tetapi kamu bisa menggunakan chat layanan pelanggan untuk memandu mereka menjalani proses checkout dan mengurangi keranjang terbengkalai. Menurut Statista, lebih dari 75% situs yang menggunakan chat melaporkan dampak positif terhadap penjualan.
Tempatkan tombol kecil di bagian situs yang terlihat tetapi tidak mengganggu. Dengan begitu, pengguna bisa memulai chat untuk mendapatkan informasi tentang produk, pengiriman, dan pengembalian barang.
Jika kamu mendeteksi pembeli yang ragu-ragu di halaman konfirmasi pesanan, tampilkan jendela chat bantuan secara otomatis. Bantuan proaktif dapat memberikan informasi atau panduan yang dibutuhkan untuk meyakinkan pembeli agar menyelesaikan transaksi.
Aplikasi Shopify untuk menyediakan layanan pelanggan antara lain:
- Tidio: Empat tingkat paket mulai dari gratis hingga $39 per bulan.
- Shopify Inbox: Gratis untuk situs Shopify.
- Chatra: Tiga tingkat harga mulai dari gratis hingga $29 per bulan.
8. Gunakan notifikasi push browser
Notifikasi push menampilkan pesan langsung di layar perangkat pengguna. Hampir mustahil seseorang tidak menyadari kemunculannya, dan notifikasi ini biasanya membutuhkan suatu interaksi untuk ditutup.
Aplikasi keranjang terbengkalai Shopify dapat membantu penjual memulihkan penjualan yang hilang dengan mengirim pesan pemulihan melalui berbagai saluran, seperti email, SMS, dan notifikasi push web. Aplikasi ini sering menyertakan fitur seperti pesan Facebook, pop-up saat pengunjung hendak keluar, dan pelacakan langsung keranjang terbengkalai di platform Shopify.

Menggunakan notifikasi push untuk mendorong pelanggan segera bertindak merupakan taktik yang efektif. Salah satu cara yang baik adalah menekankan ketersediaan barang yang terbatas, seperti contoh di atas, atau penawaran yang akan segera berakhir.
Menurut MESA, sebuah perusahaan menggunakan notifikasi push untuk memulihkan keranjang terbengkalai senilai $123,279.
Aplikasi Shopify yang bagus untuk notifikasi push antara lain:
- PushOwl: Menawarkan paket gratis serta dua paket seharga $19 per bulan.
- Shopney: Harga berkisar antara $149 hingga $599 per bulan. Termasuk uji coba gratis selama 30 hari.
- Hextom: Menawarkan paket gratis dan dua tingkat paket berbayar seharga $15 dan $50 per bulan.
- Uppush: Mulai dari paket dasar gratis, dengan tingkat paket berbayar seharga $9.99 dan $23.99 per bulan. Termasuk uji coba gratis selama 14 hari.
9. Optimasi untuk perangkat seluler
Merasa pengalaman belanja lewat perangkat seluler tidak penting bagi situsmu? Perhatikan statistik berikut:
- Lebih dari 50% kunjungan e-commerce berasal dari perangkat seluler.
- Pelanggan memiliki peluang 67% lebih besar untuk menyelesaikan pembelian jika situsmu ramah seluler.
- 57% pengguna tidak akan merekomendasikan situs yang tidak dioptimalkan untuk perangkat seluler.
Untuk mengoptimalkan situs bagi perangkat seluler, pilih tema Shopify yang responsif. Situsmu akan terlihat bagus di perangkat apa pun yang digunakan pengunjung. Tema responsif menyesuaikan ukuran gambar dan huruf, tata letak halaman, serta konten halaman berdasarkan ukuran layar.
Kamu juga perlu memperhatikan kecepatan situs bagi pengguna perangkat seluler. Optimalkan gambar situsmu dengan mengompresi file gambar. Ukurannya akan lebih kecil tanpa memengaruhi kualitas. File JPEG menawarkan keseimbangan terbaik antara ukuran dan kualitas gambar.
Pengalaman checkout juga perlu dioptimalkan untuk pengguna perangkat seluler. Tentu halaman checkout-mu harus dimuat dengan cepat di perangkat seluler. Percepat dan permudah pembayaran bagi pengguna perangkat seluler dengan mengaktifkan Apple Pay dan Google Pay di tokomu.
Pastikan juga formulir mudah ditelusuri dan diisi. Aktifkan pelengkapan alamat otomatis di pengaturan Shopify-mu.
- Di pengaturan admin Shopify, buka Checkout
- Cari bagian Pemrosesan pesanan
- Centang kotak “Gunakan pelengkapan alamat otomatis”
- Klik tombol simpan
Alat untuk mengoptimalkan Shopify bagi perangkat seluler antara lain:
- qikify Mobile Menu, Navigation: Menawarkan paket gratis dan paket seharga $6.99 per bulan, termasuk uji coba gratis selama 7 hari.
- Tiny SEO Image and Speed Optimizer: Tingkat harga mulai dari gratis hingga $24 per bulan, bergantung pada jumlah file yang dioptimalkan. Harga tahunan tersedia sebesar $96 per tahun.
- Crush: Speed and Image Optimizer: Paket mulai dari gratis hingga $19.99 per bulan, bergantung pada total gigabita yang dikompresi per bulan.
10. Personalisasi
Personalisasi toko Shopify-mu dapat membuat hingga 80% pembeli lebih mungkin menyelesaikan pembelian di situsmu. Menurut Shopify, produk yang direkomendasikan memiliki tingkat konversi dan margin yang tinggi. Kamu bisa meningkatkan penjualan dengan menerapkan personalisasi sebelum dan sesudah keranjang ditinggalkan.
Aplikasi keranjang terbengkalai Shopify berperan penting dalam proses ini dengan mengirim pesan otomatis untuk mengingatkan pelanggan agar menyelesaikan pembelian, melacak keranjang terbengkalai secara langsung, dan pada akhirnya memulihkan penjualan yang hilang.
Personalisasi sebelum keranjang ditinggalkan
Sesuaikan keranjang belanja berdasarkan riwayat penelusuran pengguna untuk menampilkan bagian “pernah dilihat”. Kamu juga bisa merekomendasikan produk lain yang relevan atau saling melengkapi. Misalnya, halaman produk pelembap wajah dapat menyertakan rekomendasi serum, sabun cuci muka, dan toner.

Amazon mungkin merupakan contoh personalisasi yang paling terkenal. Halaman produk dan keranjang belanjanya memiliki beberapa bagian rekomendasi berdasarkan produk terkait, riwayat penelusuran, dan pembelian sebelumnya.
Fitur melanjutkan belanja merupakan taktik personalisasi lain di situs untuk mengurangi keranjang terbengkalai. Saat pembeli kembali ke situsmu, tampilkan produk yang sebelumnya mereka pertimbangkan dan izinkan mereka melanjutkan proses checkout dari langkah terakhir. Pengguna lebih mungkin berkonversi jika tidak perlu mengulang dari awal.
Iklan penargetan ulang dinamis
Penargetan ulang dinamis adalah taktik lanjutan yang membuat iklan berdasarkan informasi yang kamu ketahui tentang pembelimu. Alih-alih hanya menampilkan produk yang pernah dilihat seperti bentuk penargetan ulang lainnya, iklan dinamis menampilkan konten berbeda berdasarkan hal yang paling relevan bagi mereka.
Iklan ini bersifat dinamis karena kontennya berubah setiap kali pelanggan melihat-lihat produk baru di situsmu.
Sebagian besar jaringan iklan besar memudahkan penargetan ulang dinamis dengan memungkinkanmu mengimpor feed produk Shopify ke platform iklan.
Alat untuk personalisasi di Shopify antara lain:
- Innonic Upsell Recommendations: Gratis untuk toko Shopify.
- Nosto: Gratis dipasang, dengan biaya tambahan berdasarkan penggunaan.
- AfterShip: Gratis dipasang, dengan biaya tambahan berdasarkan penggunaan.
Permudah pengelolaan situs dropshipping-mu dengan Tradelle
Setelah berhasil menarik kembali pembeli untuk menyelesaikan pembelian dari keranjang terbengkalai, langkah berikutnya adalah memberikan layanan berkualitas agar pelanggan berharga ini tetap setia. Tradelle akan membantumu mengotomatiskan toko Shopify-mu. Impor produkmu dari Tradelle ke Shopify. Saat pelanggan menyelesaikan transaksi, Tradelle akan otomatis mengirim barang mereka dan terus memberikan informasi terbaru tentang pengirimannya. Mulai uji coba gratis 7 hari sekarang.
Pertanyaan umum: Keranjang terbengkalai di Shopify
Bagaimana cara mengurangi keranjang terbengkalai di toko Shopify saya?
Sederhanakan proses checkout, sediakan berbagai pilihan pembayaran, dan jelaskan ongkos kirim sejak awal.
Bagaimana cara menyiapkan kampanye email keranjang terbengkalai di Shopify?
Gunakan aplikasi Shopify seperti Klaviyo atau Omnisend untuk mengotomatiskan dan mempersonalisasi email keranjang terbengkalai.
Apa aplikasi terbaik untuk mengurangi keranjang terbengkalai di Shopify?
Aplikasi yang direkomendasikan meliputi MESA, Klaviyo, Kit Karts, dan Omnisend untuk kampanye email, serta PushOwl untuk notifikasi push.
Mengapa pelanggan meninggalkan keranjang belanja di situs e-commerce?
Alasan yang umum meliputi proses checkout yang rumit, ongkos kirim tak terduga, dan kewajiban membuat akun.
Apa strategi efektif untuk memulihkan keranjang terbengkalai dalam dropshipping?
Gunakan kampanye email keranjang terbengkalai, pop-up saat pengunjung hendak keluar, dan iklan penargetan ulang untuk menarik kembali pelanggan.
Penutup
Jadi, apa yang sudah kita pelajari? Mengurangi keranjang terbengkalai sangat penting untuk memaksimalkan penjualan dan meningkatkan kinerja toko Shopify-mu secara keseluruhan. Dengan menyederhanakan proses checkout, menyediakan berbagai pilihan pembayaran, dan menjelaskan ongkos kirim secara transparan, kamu dapat mengurangi jumlah keranjang terbengkalai secara signifikan. Kamu juga bisa menggunakan kampanye email keranjang terbengkalai, pop-up saat pengunjung hendak keluar, dan iklan penargetan ulang untuk menarik kembali pelanggan serta memulihkan penjualan yang hilang. Coba beberapa strategi di atas dan lihat manfaatnya untuk tokomu!





