Cara menamai toko dropshipping-mu

Nama bisnis dropshipping-mu harus berkesan. Namanya harus mudah diingat karena itulah satu-satunya cara membangun merek. Tentu, pertanyaan utamanya adalah bagaimana menciptakan nama bisnis dropshipping yang keren dan menarik?
Semuanya dimulai dengan memahami siapa yang diwakili bisnismu dan siapa target pasarmu. Dalam artikel ini, kamu akan mempelajari berbagai kiat menciptakan nama bisnis dropshipping yang terasa dekat dengan banyak orang.
Siapkan pena dan kertas. Sambil membaca, catat beberapa ide untuk mulai menciptakan nama terbaik bagi bisnis dropshipping-mu
Mengapa nama bisnis dropshipping penting?
Nama bisnis dropshipping-mu mencerminkan identitas perusahaan atau bisnismu. Itulah merekmu, sesuatu yang akan diingat konsumen dan mereka kaitkan dengan perasaan atau emosi tertentu.
Berikut beberapa alasan kamu perlu memperhatikan nama bisnis dropshipping-mu:
- Persepsi: nama merekmu menunjukkan jati dirimu. Apakah ramah atau serius? Apakah merekmu mencerminkan keceriaan, kredibilitas, atau hal lainnya?
- Popularitas: nama mereklah yang diceritakan orang kepada teman-temannya. Jika nama bisnis dropshipping-mu terlalu sulit diingat atau kurang terasa dekat dengan konsumen, kecil kemungkinan mereka akan mengingatmu saat berbelanja berikutnya.
- Penjualan: nama merek yang mencerminkan kualitas mendorong lebih banyak penjualan. Itulah sebabnya dropshipper white label pun meminta pemasok mencetak nama merek mereka dan mengemas produk dropship dengan nama tersebut.
Nama merekmu menjadi dasar cara orang memandangmu. Pilih dengan cermat karena nama merek sulit diubah di kemudian hari.
Tips memilih nama bisnis dropshipping yang bagus
1. Hindari kata yang sulit dieja atau dipahami
Nama bisnis harus mudah diingat dan dieja. Bayangkan jika nama bisnismu adalah “Onomatopoeia Shirts”. Menurutmu, apakah kebanyakan orang akan mengingatnya?
Meski terdengar baru dan unik, nama itu tidak akan terasa dekat dengan orang. Semakin sulit dieja dan diucapkan, semakin besar kemungkinan konsumen menjauh.
Berikut beberapa alasan lain nama bisnis dropshipping harus mudah dieja:
- Orang akan mengingat namanya
- Nama bisnis lebih mudah diketik di kolom pencarian atau kolom URL
- Jika mudah diucapkan, orang akan membicarakannya
Dalam contoh tadi, nama “Onomatopoeia” terdengar keren dan cerdas, tetapi sulit dipahami. Seseorang mungkin mencari artinya, tetapi kata seperti ini pada akhirnya akan terlupakan maknanya.
Jika mereka lupa, kecil kemungkinan mereka akan menceritakan bisnis itu kepada teman. Selain itu, nama seperti itu membuat orang harus berusaha lebih dari yang semestinya. Dalam dunia konsumen, semakin sedikit upaya yang diperlukan, semakin baik bagi bisnis.
2. Buat nama bisnis singkat dan sederhana
Apa kesamaan nama-nama berikut?
- Coke
- Apple
- Amazon
- Shopify
Semuanya singkat dan sederhana. Meski sebagian bukan kata sungguhan, semuanya mudah diingat. Nama bisnis dropshipping-mu juga harus begitu.
Memikirkan nama bisnis yang bagus sekaligus bisa menjadi nama merekmu mungkin membutuhkan waktu, tetapi hasilnya sepadan dengan usaha yang kamu keluarkan.
Nama bisnis yang singkat dan sederhana bukan hanya mudah diingat, tetapi juga menarik dan unik. Manfaat utamanya adalah nama bisnismu mudah melekat dalam ingatan.
Nama yang kamu cari harus ringkas dan berkesan. Idealnya, nama merekmu tidak lebih dari empat suku kata. Seperti terlihat pada contoh di atas, tidak ada yang lebih dari tiga suku kata.
Tantangannya, nama domain untuk sebagian besar kata pendek sudah diambil. Harganya juga mahal. Misalnya, jika nama yang kamu inginkan untuk toko dropshipping produk kucing atau hewan peliharaan adalah “Catify”, tangkapan layar di bawah menunjukkan bahwa nama itu sudah dimiliki orang lain.

Selain itu, kamu harus mengajukan penawaran setidaknya $199. Harga ini tidak menjamin kamu akan mendapatkannya. Jika pemilik menginginkan harga lebih tinggi, kamu tidak punya pilihan selain menggunakan nama domain lain.

Berikut beberapa domain lain yang memuat nama “Catify”. Namun, semuanya bukan domain .COM. Untuk mengatasi masalah ini, lanjutkan ke tips berikutnya.
3. Catat sebanyak mungkin nama
Saat merencanakan nama bisnis, kamu sangat disarankan mencatat sebanyak mungkin pilihan. Buat setidaknya 20 nama.
Berikut beberapa alasan kamu perlu melakukannya:
- Nama yang sekarang terdengar bagus mungkin tidak semenarik yang kamu kira
- Semakin banyak nama, semakin banyak pilihan
- Beberapa nama yang ingin kamu gunakan mungkin sudah terdaftar sebagai merek
- Rencana atau persona bisnismu bisa berubah
Ketersediaan nama domain juga perlu dipertimbangkan. Seperti ditunjukkan sebelumnya, nama bisnis yang menarik kemungkinan besar sudah tidak tersedia. Kalaupun tersedia, harganya akan sangat mahal.
Kamu juga mungkin berubah pikiran tentang ceruk pasar dropshipping-mu. Misalnya, saat ini kamu berencana menjual produk kucing melalui dropship. Dalam hitungan hari atau minggu, kamu mungkin menyadari bahwa pasar ini terlalu membatasi.
Karena itu, kamu ingin memperluas jajaran produk dengan menambahkan produk untuk anjing. Namun, bagaimana jika kamu sudah membeli nama bisnis “Catify”?
Mencatat sebanyak mungkin nama bisnis adalah langkah yang baik. Saat mulai melakukannya, pertimbangkan juga kemungkinan memperluas ceruk pasarmu. Dengan begitu, kamu bisa memilih nama merek terbaik yang tetap mewakili bisnismu meski kamu berganti ceruk pasar atau berekspansi.
4. Pertimbangkan gaya komunikasi merekmu

Gaya komunikasi merek mencerminkan kepribadiannya. Gaya inilah yang membangun kedekatan dengan orang dan membuat konsumen merasa memiliki kesamaan denganmu.
Contoh terbaik yang bisa kamu pelajari adalah Dollar Shave Club, layanan berlangganan produk perawatan diri untuk pria. Merek ini melejit berkat iklannya yang nyentrik.
Mereka sudah berbisnis selama lebih dari satu dekade. Untuk memahami gaya komunikasinya, buka YouTube dan ketik Dollar Shave Club. Tonton video mereka agar kamu lebih memahami apa yang dimaksud dengan gaya komunikasi merek.
Berikut beberapa contoh gaya komunikasi merek:
- Rapi dan minimalis: bayangkan Apple
- Memotivasi: merek seperti Nike, Adidas, dan sebagian besar merek produk olahraga menggunakan gaya ini
- Penuh keajaiban: Disney adalah perusahaan terbesar yang menggunakan nada komunikasi dan pencitraan merek ini. Semua yang mereka lakukan berkaitan dengan fantasi dan nostalgia.
- Kekuatan dan petualangan: merek seperti Red Bull dan minuman energi lainnya menggunakan gaya ini. Kamu bisa melihat bahwa semua iklan mereka menonjolkan tenaga dan kekuatan fisik.
Ada banyak gaya komunikasi merek, dan semuanya mencerminkan emosi serta pemikiran manusia. Catat beberapa di antaranya, lalu bayangkan citra bisnis dropshipping-mu jika menggunakan gaya tersebut. Setelah menentukan pilihan, pastikan semua yang kamu lakukan konsisten dengan gaya itu.
5. Pikirkan kesan namamu di mata audiens

Apa yang akan dipikirkan orang setelah melihat nama bisnismu? Apakah mereka langsung memahami identitas bisnis tersebut?
Meski sebagian nama merek tidak terlalu berfokus pada “tujuan”, kamu harus memikirkan reaksi konsumen. Apakah mereka akan menganggap namamu menyinggung, menarik, mengganggu, atau menyenangkan?
Berikut beberapa merek dropshipping yang sukses beserta produk yang mereka jual:
- Subtle Asian Treats: menjual pernak-pernik bergaya kawaii dan boneka empuk yang lucu
- Indestructible Shoes: menjual sepatu untuk lokasi konstruksi, mendaki, dan aktivitas berat
- RoseSkinCo: menjual alat cukur dan produk kecantikan lainnya, terutama untuk perawatan kulit
- GalaxyLampsCo: menjual berbagai jenis lampu dan produk pencahayaan lainnya
Semua merek ini memulai perjalanannya sebagai dropshipper. Seiring berkembangnya bisnis, mereka menjadi merek terkenal yang bekerja sama dengan produsen dan pemasok dari berbagai belahan dunia.
Seperti yang mungkin kamu perhatikan, sebagian besar nama tersebut langsung memberi tahu orang tentang bisnisnya. Satu-satunya pengecualian di sini adalah Subtle Asian Treats. Orang mungkin mengira mereka menjual permen, padahal sebenarnya mereka menjual boneka empuk.
Perhatikan khususnya Indestructible Shoes. Nama merek ini merupakan contoh yang sangat baik untuk menamai bisnismu. Namanya sendiri memberi tahu konsumen bahwa produknya adalah sepatu, dan bukan sepatu biasa, melainkan sepatu yang sangat tangguh hingga tidak bisa rusak.
6. Berkreasilah, tetapi jangan berlebihan
Kreativitas tidak mengenal batas. Sayangnya, terkadang kreativitas bisa kebablasan. Berikut beberapa nama bisnis terburuk:
- Anal Tech (produsen pelat berlapis)
- Karma (merek kursi roda)
- Fly-By-Night (layanan kurir)
- Jerk King Restaurant
- Unicum (minuman keras)
- Kum & Go (jaringan minimarket)
Ini bukan berarti bisnismu tidak akan berhasil. Bisnismu tetap bisa sukses.
Namun, pastikan kreativitasmu sesuai dengan produk dropshipping yang kamu tawarkan.
Yang perlu kamu hindari adalah nama yang tidak masuk akal. Ada banyak cara menggabungkan huruf. Hasilnya mungkin terdengar lucu bagimu, tetapi tidak berarti apa-apa bagi orang lain.
Nama bisnis dropshipping-mu harus menarik, menggugah rasa ingin tahu, dan memiliki sedikit unsur humor. Tentu, kamu bisa memilih gaya ini jika ingin terkesan jenaka. Atau, pilih nama serius yang menunjukkan bahwa kamu sungguh-sungguh berbisnis.
Ada baiknya kamu meminta masukan dari teman dan keluarga. Masukan mereka bisa membantumu menilai apakah kreativitasmu sudah berlebihan.
7. Pastikan kamu tidak melanggar hak merek
Meski bisnismu kecil, kamu tetap bisa dianggap melanggar hak merek. Nama bisnismu tidak boleh menggunakan apa pun yang sudah digunakan bisnis lain.
Berikut beberapa contohnya:
- Nike Shoe Depot
- Amazon Alternative
- Apple Electronic Store
Sekalipun kamu menjual sepatu Nike asli melalui dropship (ada pemasok yang memungkinkanmu melakukannya), kamu tidak berhak menggunakan nama Nike.
Kamu mungkin berpikir tidak akan ada masalah karena yang kamu jual melalui dropship adalah barang bermerek. Pemilik merek mungkin baru mengetahuinya setelah sekian lama. Namun, jika mereka tahu, kamu pasti akan menerima surat tuntutan penghentian penggunaan dari pengacara mereka.
Bukan hanya pemilik merek yang perlu kamu pikirkan, tetapi juga pelangganmu. Nama bisnis yang mencantumkan merek terkenal terdengar mencurigakan, terkesan seperti penipuan, dan bisa membuat konsumen menjauh.
Yang perlu kamu lakukan hanyalah menciptakan bisnis yang unik. Ini bisa memakan waktu, dan kamu mungkin kesulitan menemukan ide kreatif. Jika begitu, kamu bisa menggunakan alat pembuat nama yang akan dibahas nanti.
8. Hindari kaitan dengan merek terkenal

Seperti pada poin sebelumnya, jangan gunakan nama bisnis yang mengaitkanmu dengan merek terkenal. Kali ini bukan karena pelanggaran hak merek, melainkan karena kamu memberi kesan bahwa tokomu khusus menjual merek tertentu.
Tentu kamu tidak ingin hanya menjual barang dari satu merek. Suatu hari, bisnis dropshipping-mu akan berkembang dan perlu diperluas.
Daripada memakai nama yang sudah terkenal sebagai nama bisnismu, lakukan hal berikut:
- Ciptakan nama sendiri. Ambil bagian-bagian namamu, lalu gabungkan. Cara ini disebut portmanteau atau peleburan kata.
- Gunakan nama bisnis atau merek dropshipping-mu sendiri, lalu masukkan merek terkenal dalam strategi pemasaran kata kuncimu.
- Gunakan nama merek terkenal sebagai subjudul dalam deskripsi meta SEO atau banner situsmu.
Contoh untuk poin pertama adalah Adidas. Nama ini berasal dari Adi (kependekan dari Adolf) dan Dassler. Keduanya adalah nama dua pendirinya.
Untuk poin ketiga, contoh yang bagus adalah kalimat seperti “Penjual Nike, Adidas, dan perlengkapan olahraga bermerek lainnya.” Gunakan kalimat itu sebagai deskripsi meta agar orang langsung melihatnya di halaman hasil pencarian Google, tepat di bawah tautan toko dropshipping-mu.
9. Jangan pilih nama yang terlalu membatasi
Terakhir, jangan gunakan nama bisnis dropshipping yang bisa membatasi ruang gerakmu. Berikut beberapa contohnya:
- Karen’s Blenders
- Cate’s Kitchen Décor
- Rusty’s Earphones
Nama seperti ini tidak memberi banyak ruang untuk ekspansi. Begitu orang mengaitkan namamu dengan produk tertentu, akan sulit membangun kredibilitas untuk produk lain.
Mengapa begitu? Jika nama bisnismu Karen’s Blenders, orang akan mengira kamu hanya mengkhususkan diri pada blender. Bagaimana jika sekarang kamu ingin menjual mesin pembuat kopi dan alat pengolah makanan? Akan lebih baik jika bisnis itu dinamai Karen’s Kitchen Gadgets.
Alat pembuat nama bisnis dropshipping
Ada banyak alat yang bisa kamu gunakan untuk membuat nama bisnis. Sebagian besar gratis dan sebagian berbayar. Jangan gunakan program berbayar untuk keperluan ini. Alat gratis seharusnya sudah cukup.
Tiga pilihan terbaik adalah:
- ChatGPT
- Google Gemini
- Shopify AI Name Generator
Saat menggunakan ChatGPT maupun Google Gemini, luangkan waktu untuk menulis instruksi yang menjelaskan bisnismu kepada AI. Kamu juga sangat disarankan menyertakan beberapa kata yang menggambarkan karakter bisnismu.
Berikut contohnya:

Jika belum puas, kamu bisa menambahkan arahan atau instruksi agar alat tersebut menghasilkan kumpulan nama baru.
Tampilan Shopify seperti ini:

Karena alat ini juga menggunakan kecerdasan buatan, cara memberi instruksinya sama. Setelah mengetik instruksi di kotak ungu, klik tanda panah dan tunggu hasilnya.

Langkah berikutnya adalah mencatat atau menyalin nama yang kamu sukai, lalu memeriksa apakah nama-nama tersebut sudah digunakan.
Nama pertama adalah Tiny Tots Treasures. Jika kamu mencarinya di Google, inilah yang akan terlihat:

Nama itu sudah digunakan, jadi ulangi pemeriksaan untuk nama-nama yang kamu sukai sampai menemukan yang belum dipakai. Jangan ragu mengubah nama-nama tersebut sesuai seleramu. Ini akan meningkatkan kemungkinan nama bisnis yang kamu inginkan masih tersedia.
Setelah menetapkan nama pilihanmu, periksa apakah nama domainnya masih tersedia. Kamu bisa membeli nama domain dari Shopify atau penyedia pendaftaran domain lain seperti Namecheap atau GoDaddy.
Nama merek dan nama bisnis dropshipping
Nama merek dropshipping-lah yang perlu kamu pikirkan. Nama resmi bisnis tidak begitu penting. Apa bedanya?
Nama bisnis adalah nama yang kamu gunakan dalam semua dokumen, transaksi, dan sebagainya. Misalnya, nama resmi bisnis Disney adalah The Walt Disney Company. Nama mereknya, yang kita lihat pada logo dan semua pernak-perniknya, cukup Disney.
Contoh lainnya adalah FedEx. Nama resmi perusahaannya adalah FedEx Corporation, bukan hanya FedEx.
Agar lebih jelas:
- Disney: ini nama mereknya
- The Walt Disney Company: ini nama bisnisnya
Nama bisnismu tidak berpengaruh pada merek dan konsumenmu. Nama itu digunakan pemerintah untuk mengidentifikasimu sebagai suatu badan usaha. Saat menamai toko dropshipping-mu, curahkan seluruh upayamu pada nama merek karena itulah yang akan dilihat publik.
Nama merekmu adalah nama yang akan kamu cetak pada kotak kemasan. Nama itulah yang akan kamu gunakan dalam kampanye pemasaran, nama domain, dan banner tokomu.
Hal yang perlu dilakukan sebelum menamai bisnis dropshipping
Ada beberapa hal yang harus kamu lakukan sebelum memutuskan. Pertama, pertimbangkan ceruk pasar dan peluang ekspansi bisnismu.
Jika kamu menjual perlengkapan membuat kue melalui dropship, apakah sebaiknya memilih nama seperti “So Good Baking” atau “Baker’s Galore”? Keterampilan dan pengetahuanmu akan menentukan cara menamai toko dropshipping-mu. Kelak, kamu mungkin memperluas bisnis ke produk dapur, bukan hanya perlengkapan membuat kue.
Dalam hal ini, kamu bisa menamai tokomu “Everyone’s Kitchen” atau nama serupa. Jika rencanamu berubah, nama bisnis dropshipping-mu tetap mencerminkan produk yang kamu jual.
Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah legalitas. Jika nama tersebut sudah digunakan orang lain, hindari sepenuhnya. Meski kamu berada di luar AS, aturan ini tetap berlaku. Ada hukum internasional yang mengatur merek dagang dan hak cipta.
Kedekatan nama dengan audiens juga perlu dipertimbangkan. Membuat nama bisnis memang mudah, tetapi apakah nama itu mewakili barang daganganmu? Menurutmu, bagaimana reaksi orang terhadapnya? Yang lebih penting, apakah namanya mudah diingat dan mudah dibagikan?
Keunikan juga penting. Sebagian besar nama merek unik, dan namamu pun harus demikian. Ini bukan prioritas yang begitu tinggi, kecuali kamu benar-benar berfokus membangun merek. Biasanya, keunikan ini hanya mutlak diperlukan jika kamu menjalankan dropshipping private label atau white label.
Langkah berikutnya setelah menetapkan nama dropshipping
Setelah menetapkan nama bisnis dropshipping-mu, saatnya mendesain tokomu. Kamu bisa melakukannya sendiri, tetapi akan menghadapi tantangan baru.
Salah satu dari banyak penyebab orang gagal dalam dropshipping adalah desain tokonya. Mereka asal memasang beberapa gambar dan teks, lalu menganggapnya selesai. Masalah utamanya, toko mereka terlihat tidak profesional. Meski mungkin mendapat kunjungan, mereka tidak menghasilkan penjualan.
Pertimbangkan bekerja sama dengan tenaga profesional untuk membuat tokomu. Jika kamu belum tahu, Tradelle bisa membuatnya untukmu dengan harga luar biasa murah, hanya $49.
Dengan biaya tersebut, inilah yang kamu dapatkan:
- Penghematan waktu yang sepadan
- Toko yang berfungsi sepenuhnya
- Desain profesional
- Produk sesuai ceruk pasar pilihanmu
Selain itu, toko yang kamu dapatkan sudah dioptimalkan untuk perangkat seluler, sehingga bisa digunakan dengan baik di ponsel dan tablet. Kamu juga mendapatkan bonus seperti:
- 20 produk yang dipilih langsung oleh ahli (sesuai ceruk pasarmu)
- Daftar hal yang harus dilakukan untuk memastikan kesuksesan dropshipping-mu
Terakhir, tokomu tidak akan terlihat kosong. Tradelle akan mengisinya dengan konten dalam jumlah yang pas untuk menarik pelanggan, tanpa membuatnya sulit digunakan.
Kamu hanya perlu membayar $49. Tidak ada biaya tersembunyi dalam penawaran ini. Jika tidak menyukainya, kamu bisa meminta pengembalian dana dalam 30 hari tanpa perlu memberikan alasan!
FAQ: Cara menamai toko dropshipping-mu
Bagaimana cara memilih nama dropshipping?
Pilih nama dropshipping yang menarik. Nama itu harus memberi tahu orang tentang identitas merekmu.
Bagaimana cara membuat nama bisnis yang menarik?
Gunakan alat pembuat nama bisnis untuk membantumu menciptakan nama.
Bagaimana cara memilih nama Shopify?
Nama Shopify dibuat secara otomatis. Jika ingin mengubah nama atau URL Shopify-mu, kamu harus membeli nama domain dan mengarahkan server DNS Shopify-mu ke domain tersebut.
Bisakah saya menjual barang bermerek melalui dropship?
Ya, kamu bisa menjual barang bermerek melalui dropship jika mau. Ada penjual barang bermerek yang bekerja sama dengan dropshipper.
Ringkasan
Cara ideal untuk mulai mencari nama bisnis adalah mencatat karakteristik perusahaan serta target pasar atau audiensmu. Tentu, catat juga jenis produk atau ceruk pasarmu. Setelah itu, buka ChatGPT atau Google Gemini dan gunakan semua kata tersebut dalam instruksimu.
Jangan lupa memeriksa apakah nama itu sudah digunakan orang lain. Jika sudah, jangan berkecil hati. Cobalah menyesuaikan nama-nama tersebut dengan seleramu sampai menemukan yang masih tersedia.
Terakhir, memilih nama yang tepat bukan hanya membantu tokomu, tetapi juga setiap produkmu. Untuk mempelajari lebih lanjut, baca artikel kami tentang cara membuat judul produk terbaik!





