Tradelle
MasukMulai gratis

Apa itu dropshipping dan bagaimana cara memulainya?

16 menit bacaDiterbitkan:
Apa itu dropshipping dan bagaimana cara memulainya?
Coba Tradelle
Temukan produk unggulan untuk dijual, analisis pesaing dan otomatisasikan tokomu.
Mulai gratis

Dropshipping adalah bisnis ritel yang memungkinkanmu menjual produk secara online dengan modal sangat kecil. Pertanyaannya: bagaimana cara memulainya?

Dalam artikel ini, saya akan membahas:

  • Konsep dropshipping dan cara kerjanya
  • Langkah membangun bisnis dropshipping
  • Alat yang saya rekomendasikan untuk membantumu sukses
  • Cara memasarkan produkmu

Setelah membaca artikel ini, saya yakin kamu akan memiliki informasi yang dibutuhkan untuk memulai bisnis dropshipping sendiri!

Apa itu dropshipping?

Dropshipping adalah bisnis ritel yang menjual barang fisik secara online. Satu hal yang membedakannya dari bisnis ritel biasa adalah kamu tidak perlu membeli stok di awal.

Proses dropshipping melibatkan kerja sama antara kamu dan pemasokmu. Kamu menangani pemasaran dan pemrosesan pembayaran, sedangkan pemasokmu menangani pengiriman pesanan.

Begini cara kerjanya:

  1. Kamu memilih produk dan menjualnya secara online
  2. Pelanggan melihat iklan produk atau situs webmu
  3. Pelanggan melakukan pembelian
  4. Kamu lalu memesan produk tersebut dari pemasokmu
  5. Pemasok mengirim barang langsung ke pelanggan, bukan ke kamu

Dalam dropshipping, kamu menjalankan kegiatan bisnis ritel, tetapi sama sekali tidak perlu membeli stok. Kamu tidak memerlukan gudang ataupun sistem persediaan. Kamu baru mengeluarkan uang untuk produk setelah pelanggan menyelesaikan pembelian darimu.

Keuntungan dropshipping berasal dari selisih harga jualmu dan harga produk dari pemasok. Misalnya, pemasokmu menjual kemeja seharga $19, lalu kamu menjual kemeja yang sama seharga $39. Laba kotormu adalah $20.

Berbagai cara menjalankan dropshipping

Pertanyaan pertama yang mungkin muncul adalah: di mana saya bisa menjual produk? Di bagian ini, saya akan menunjukkan beberapa pilihannya, yaitu media sosial, situs e-commerce sendiri, atau marketplace online.

Membangun toko dropshipping online

Ada beberapa platform yang bisa kamu gunakan untuk membangun toko dropshipping. Dengan cara ini, kamu akan memiliki nama domain atau alamat situs web sendiri. Kamu akan menjalankan bisnis online sendiri seperti merek-merek besar.

Berikut beberapa platform yang bisa kamu gunakan:

  • Shopify
  • WooCommerce di platform WordPress
  • Wix
  • BigCommerce
  • Ecwid
  • Square
  • Squarespace

Pada dasarnya, kamu mencari platform untuk hosting situs webmu. Menurut saya, dua pilihan terbaik adalah Shopify dan WooCommerce. Shopify paling cocok untuk orang yang tujuan utamanya membangun toko online, sedangkan WooCommerce paling cocok untuk mereka yang membutuhkan lebih banyak fleksibilitas dan fungsi di situs webnya.

Membuat toko dropshipping hanya di media sosial

Kamu bisa menjalankan dropshipping melalui media sosial, dan Facebook adalah pilihan terbaik yang saya rekomendasikan. Kamu bisa memasang produkmu di Facebook Marketplace.

Jangan gunakan Instagram, TikTok, atau Facebook Shop. Platform-platform ini mengharuskanmu memiliki URL. Maksud saya, kamu harus memiliki situs web aktif sebelum pengajuan tokomu disetujui.

Jangan samakan ini dengan memasarkan tokomu yang sudah ada melalui media sosial. Yang saya maksud adalah fitur toko bawaan di platform media sosial tersebut. Memasarkan toko di luar platform melalui media sosial adalah topik lain yang akan saya bahas dalam artikel ini.

Membangun toko dropshipping di marketplace

Marketplace merujuk pada situs web seperti Amazon, eBay, dan Etsy. Ketiganya adalah platform terbesar untuk dropshipping.

Kamu bisa membuat akun penjual, lalu memasang produk dropshipping di platform tersebut. Setelah pelanggan memesan, kamu menghubungi pemasok untuk mengirimkannya.

Perlu diingat, ketiga platform ini memiliki aturan dropshipping yang berbeda. Misalnya, Etsy hanya mengizinkan dropshipping jika kamu mendesain produknya sendiri, dan kamu bisa melakukannya dengan layanan cetak sesuai pesanan seperti Printify. Etsy secara tegas melarang produk yang diproduksi massal.

Selain itu, kamu harus mematuhi aturan pengiriman mereka. Misalnya, jika platform mengharuskan barang dikirim dalam 48 jam setelah pembayaran, kamu harus memastikan pemasokmu memenuhi ketentuan tersebut. Jika tidak, kamu akan diblokir dari platform.

Cara terbaik yang saya rekomendasikan adalah membangun toko online sendiri. Ini membuat merekmu lebih tepercaya. Jika mau, kamu bisa berjualan di tiga platform sekaligus dengan produk yang sama. Misalnya, toko Shopify bisa diintegrasikan dengan Facebook dan Amazon.

Dengan begitu, kamu memiliki tiga etalase toko: toko Shopify, toko Facebook, dan toko Amazon. Setiap perubahan yang kamu buat di toko Shopify juga diterapkan di dua toko lainnya.

Untuk saat ini, jika kamu masih pemula, saya sarankan belajar membangun toko dropshipping dengan Shopify saja. Kamu bisa menambahkan channel penjualan lain nanti.

Empat langkah memulai bisnis dropshipping

Di bagian ini, saya akan menunjukkan empat langkah mudah untuk memulai bisnis dropshipping. Saya akan membahas cara memilih produk, alat yang perlu digunakan, dan cara memasarkan produkmu secara efektif.

Langkah 1: Pilih ceruk pasar dan produk

Ceruk pasar mengacu pada jenis industri atau produk tertentu. Misalnya, perawatan kesehatan adalah sebuah ceruk pasar. Sepatu dan aksesori elektronik juga merupakan ceruk pasar.

Kesuksesan dropshipping-mu dimulai dari pemilihan ceruk pasar dan produk. Pilihlah:

  • Ceruk atau pasar yang kamu pahami
  • Produk yang memiliki permintaan
  • Produk dengan pemasok yang bisa diandalkan
  • Produk yang menguntungkan

Ada jutaan produk di luar sana, dan riset manual akan membuang waktumu. Di sinilah Tradelle bisa membantu.

Dengan Tradelle, memilih produk potensial jadi lebih mudah dari sebelumnya. Kamu juga bisa menemukan pemasok produk tersebut langsung melalui platform Tradelle. Lihat contoh tangkapan layar berikut:

Product page in Tradelle's dashboardProduct page in Tradelle's dashboard

Seperti yang terlihat, informasi produk di sini menampilkan modal pembelian produk, harga jual yang disarankan, dan keuntunganmu dari setiap penjualan. Di halaman yang sama, kamu juga bisa melihat pemasok dari AliExpress.

Selain itu, kamu bisa melihat apakah produk tersebut memiliki iklan Facebook atau sedang dijual di Amazon. Jika kamu meluangkan waktu untuk menelusurinya, informasi ini akan memberimu gambaran tentang persaingan.

Berikut contohnya:

Product listings on Amazon.comProduct listings on Amazon.com

Produk ini sekarang dijual seharga $35, lebih tinggi dari harga eceran yang disarankan Tradelle. Artinya, kamu bisa bersaing dalam rentang harga tersebut dan tetap memperoleh keuntungan yang lumayan.

Langkah 2: Cari pemasok dropshipping tepercaya

Setelah memutuskan produk yang akan dijual, langkah berikutnya adalah mencari pemasok tepercaya. Kinerjamu sebagai dropshipper sangat bergantung pada standar pemasok kami dan seberapa cepat mereka mengirim barang. Gunakan platform Tradelle agar tidak perlu mencari secara manual. Setelah produk dipilih, Tradelle akan otomatis mengirimkannya untukmu. Jadi, kamu tidak perlu memikirkannya lagi. Kamu juga bisa menemukan pemasok dropshipping eksternal di platform tersebut, sehingga menghemat waktu dan uang.

Untuk melakukannya, buka bagian Pilihan produk di Tradelle, lalu ketik nama produk di kotak pencarian. Setelah hasilnya muncul, kamu akan melihat tampilan seperti ini:

A selection of products available in Tradelle's dashboardA selection of products available in Tradelle's dashboard

Sekarang, klik salah satu produk dan kamu akan melihat tampilan ini:

Find best suppliers section on Tradelle's product pageFind best suppliers section on Tradelle's product page

Sebelumnya, kita telah membahas fungsi beberapa tombol. Sekarang, mari klik tombol Cari pemasok terbaik untuk melihat apakah ada sumber produk lain selain AliExpress dan Tradelle.

Seperti yang terlihat, ada pilihan lain di sini. Jika kita mengeklik DHGATE, tampilannya akan seperti ini:

Search results from dhgate.comSearch results from dhgate.com

Di sini, kamu bisa menemukan beberapa pemasok untuk barang yang sama atau serupa. Sekarang, kamu tinggal menelusurinya satu per satu dan memilih penawaran terbaik.

Perlu diketahui, basis data pemasok ini terpisah dari Tradelle. Kamu perlu mendaftar akun agar bisa memesan. Tenang, membuat akun tidak dikenakan biaya.

Khusus pemula, sangat disarankan untuk menggunakan sistem fulfillment Tradelle saja. Mereka akan menangani seluruh proses fulfillment dan pengiriman, sementara kamu berfokus pada hal yang penting: pemasaran.

Pada tahap ini, saya sarankan kamu memesan produk agar bisa mengujinya. Kamu perlu mengenal produk yang dijual agar tidak menghadapi masalah nantinya. Memiliki produk secara langsung juga menguntungkan karena kamu bisa membuat gambar dan iklan produk sendiri.

Langkah 3: Bangun tokomu

Setelah memiliki daftar produk beserta pemasoknya, kamu perlu mulai merencanakan pembangunan toko e-commerce. Dua platform yang saya rekomendasikan adalah Shopify dan WooCommerce. Jika kamu menggunakan Tradelle, saya akan memilih Shopify karena kedua sistem ini bisa diintegrasikan.

Berikut beberapa tips membangun toko online:

  • Gunakan standar: gunakan panduan gaya atau desain yang konsisten untuk jenis huruf, ukuran huruf, warna, dan sebagainya. Dengan begitu, tampilan tokomu akan seragam dan lebih profesional.
  • Kemudahan penggunaan: pertimbangkan kemudahan penggunaan saat mendesain tokomu. Buat menu dan koleksi produk yang mudah ditelusuri. Tautan ke halaman penting, seperti syarat dan ketentuan serta kebijakan privasi, juga harus terlihat.
  • Gambar: jangan gunakan gambar buram. Jika pemasokmu tidak bisa menyediakan foto produk yang menarik, kamu harus membuat foto baru sendiri. Kamu bisa menyewa editor foto profesional atau menggunakan aplikasi gratis untuk membuat foto sederhana lebih menarik. Flair.ai adalah alat yang sangat berguna untuk membantu hal ini.

Tampilan tokomu ikut menentukan kesuksesanmu. Toko dengan desain yang buruk cenderung sulit meraih hasil yang baik. Saran saya, cari toko online dalam ceruk pasar yang sama dengan tokomu. Perhatikan cara mereka menampilkan produk dan ambil inspirasi untuk membuat toko ritelmu terlihat profesional.

Langkah 4: Pasarkan bisnis e-commerce-mu

Langkah terakhir untuk meraih kesuksesan dropshipping adalah memasarkan merekmu. Ada beberapa cara untuk melakukannya, dan saya sarankan memulai dengan cara-cara gratis berikut.

  • Media sosial: unggah konten tentang produkmu. Pilihan terbaik adalah Instagram, Facebook, atau TikTok. Pilih platform yang sesuai untuk pemasaranmu. Misalnya, TikTok ditujukan untuk generasi muda, sedangkan Instagram paling cocok untuk produk yang berkaitan dengan kesehatan dan kecantikan.
  • Menulis blog: Shopify dan WooCommerce sama-sama memungkinkanmu menerbitkan artikel blog. Terbitkan artikel yang membantu orang menyelesaikan masalah dengan produkmu. Tujuanmu adalah meraih posisi teratas di mesin pencari agar toko online-mu mendapat kunjungan gratis.
  • Video produk: video memberikan hasil lebih baik daripada gambar dalam pemasaran konten. Video bisa memperlihatkan lebih banyak hal kepada audiens, dan orang yang menonton video lebih mungkin merespons dibandingkan mereka yang hanya melihat gambar.

Sebagian besar dropshipper memulai pemasaran dengan iklan, tetapi saya tidak menyarankannya. Iklan memang meningkatkan peluang produkmu dilihat secara signifikan, tetapi biayanya mahal dan kamu membutuhkan pengalaman agar bisa untung. Saya sarankan mengeklik tautan iklan Facebook di Tradelle untuk mencari inspirasi tentang jenis konten yang cocok dengan target pasarmu.

Kamu harus mendorong diri untuk kreatif. Pesan sendiri produknya, lalu buat beberapa video dengan produk tersebut. Kamu tidak pernah tahu video mana yang akan viral. Satu video viral saja cukup untuk meraih kesuksesan besar.

Shopify vs WooCommerce: Mana yang sebaiknya kamu gunakan?

Dari kedua pilihan ini, saya merekomendasikan Shopify. Para pendiri Shopify membangun platform ini untuk satu tujuan saja: e-commerce.

Dengan $25 per bulan, kamu bisa membangun toko online yang dilengkapi fitur untuk:

  • Mengunggah produk
  • Membuat kategori produk
  • Mengintegrasikan metode pembayaran
  • Membuat aturan pengiriman
  • Menerbitkan artikel blog
  • Memproses pesanan

Shopify juga menangani hosting toko online-mu, jadi kamu tidak perlu membayar biaya hosting terpisah. Daya tarik terbesar Shopify adalah semua ini bisa dilakukan dalam satu platform. Kamu bisa menggunakan Shopify hanya dengan $1 pada bulan pertama melalui tautan ini: www.purposeworkflow.com/shopify

Bukan berarti WooCommerce adalah pilihan yang buruk. WooCommerce merupakan pilihan yang sangat baik, tetapi kamu perlu memahami dasar-dasar desain situs web. Dengan WooCommerce, kamu juga perlu menggunakan beberapa plugin, memperbarui keamanan situs web, dan melakukan banyak hal lainnya.

Keunggulan WooCommerce adalah fleksibilitasnya. Jika menggunakan Shopify, tokomu akan terlihat seperti toko online pada umumnya. Menyesuaikan toko Shopify agar tampil unik cukup sulit. Kalaupun ada aplikasi yang bisa digunakan, semuanya mahal.

Saya merekomendasikan Shopify karena kamu bisa membangun toko dropshipping tanpa repot dan pusing. Dengan begitu, kamu bisa berfokus memasarkan produk, bukan mengurus aspek teknis tokomu.

Kelebihan dan kekurangan model bisnis dropshipping

Sebelum ikut memulai, ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan. Pertama, dropshipping bukan cara menghasilkan uang yang pasti berhasil, dan bukan pula cara cepat kaya. Untuk membantumu memutuskan, berikut kelebihan dan kekurangan memulai bisnis dropshipping.

Kelebihan dropshipping

  • Modal awal terjangkau: memulai dropshipping tidak membutuhkan biaya besar. Dengan biaya minimal kurang dari $30 per bulan, kamu sudah bisa memulainya.
  • Mudah disiapkan: kamu tidak perlu belajar pemrograman untuk membuat situs web. Hampir semua platform situs web kini menyediakan editor dengan fitur seret dan lepas. Shopify, misalnya, juga memiliki ratusan tema yang bisa kamu pilih. Semuanya siap digunakan sebagai toko online. Kamu hanya perlu mengunggah produk.
  • Jutaan pilihan produk: ada puluhan perusahaan pemasok dropship yang bisa kamu pilih. Situs web mereka menyediakan produk beserta pemasoknya.
  • Kamu menjadi bos sendiri: sebagai peritel, kamu menetapkan aturan sendiri. Kamu bebas menentukan strategi pemasaran, harga, dan aturan pengiriman. Ini perusahaanmu, jadi kamu bisa melakukan apa pun yang menurutmu tepat untuk mengembangkan bisnis.

Kekurangan dropshipping

  • Margin laba rendah: menjadi kaya lewat dropshipping tidak mudah karena persaingannya sangat ketat. Kamu sudah beruntung jika bisa mempertahankan margin laba 20%.
  • Persaingan sangat ketat: karena bisnis dropshipping mudah dimulai, banyak orang menjalankannya. Menurut saya, ini adalah adu ketahanan. Hanya mereka yang benar-benar bertekad untuk sukses yang akan bertahan.
  • Tidak punya kendali atas produk: karena menjual produk orang lain, kendalimu atas produk sangat terbatas atau bahkan tidak ada. Jika produk yang kamu pilih berkualitas rendah, kamu tetap bertanggung jawab atas penjualan, pengembalian dana, dan tingkat kepuasan pelanggan.

Secara keseluruhan, menurut saya dropshipping adalah bisnis yang harus dijalankan secara aktif, bukan pasif. Kamu harus selalu bekerja sebaik mungkin. Kamu perlu mengelola pesanan, memproses pengembalian dana, memberikan layanan pelanggan, dan sebagainya. Kamu juga harus mengurus aspek teknis toko, strategi pemasaran, serta hal-hal lainnya.

Jika kamu mencari penghasilan pasif, model dropshipping bukan pilihan terbaik. Namun, jika kamu menyukai bisnis ritel, model bisnis ini patut kamu pertimbangkan dengan serius.

Biaya dan laba dropshipping: Berapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan?

Dropshipping membutuhkan biaya. Kamu memang bisa menjalankannya secara gratis, tetapi peluang suksesnya kecil. Dropshipping adalah bisnis sungguhan, dan seperti yang kamu tahu, menghasilkan uang membutuhkan modal.

Bisa saya katakan, kamu dapat memulai dropshipping hanya dengan $1 per bulan. Itu adalah biaya untuk toko Shopify-mu. Pengeluaran lainnya bergantung pada seberapa mudah proses bisnis yang kamu inginkan.

Misalnya, kamu bisa memilih alat berbayar untuk mengimpor produk ke toko, atau menggunakan alat gratis dan mengerjakannya secara manual. Salah satu contohnya adalah Tradelle, alat riset produk dan fulfillment otomatis yang bisa kamu gunakan. Alat ini menghemat banyak waktu dan melindungimu dari potensi kesalahan.

Biaya lain yang perlu kamu pertimbangkan adalah pemasaran, karena iklan membutuhkan banyak uang. Alternatifnya, lakukan pemasaran gratis di media sosial dengan mengunggah video produk atau menerbitkan artikel blog.

Bagaimana dengan keuntungan? Berapa yang bisa kamu hasilkan? Tidak ada satu jawaban pasti karena keuntunganmu bergantung pada margin laba, pengeluaran, pajak penjualan, dan jumlah barang yang terjual.

Sebagai gambaran, misalkan kamu menjual casing ponsel seharga $15 per buah. Jika modal setiap casing adalah $3 dan kamu menjual 100 unit, perhitungan keuntunganmu akan seperti ini:

  • Pendapatan: 100 x $15 = $1,500
  • Harga pokok penjualan: 100 x $3 = $300
  • Langganan Shopify: $25
  • Total pengeluaran: Shopify $25 + HPP $300 = $325
  • Margin laba kotor: Pendapatan $1,500 dikurangi total pengeluaran $300 = $1,200

Jumlah ini mungkin belum cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup, tetapi kita baru membahas satu produk. Bayangkan jika kamu memiliki ratusan produk dan menjual barang yang banyak diminati.

Penghasilanmu dari dropshipping sangat bergantung pada cara kamu memasarkan barang dan menciptakan permintaan untuk produkmu. Secara teori, jika kamu menjual ribuan unit dalam sebulan, kamu juga bisa menghasilkan puluhan ribu dolar per bulan.

FAQ: Apa itu dropshipping dan bagaimana cara memulainya?

Apa itu dropshipping dan bagaimana cara kerjanya?

Dropshipping adalah model bisnis ritel yang memungkinkanmu menjual produk orang lain. Kamu tidak perlu membeli stok. Kamu hanya membayar produk yang sudah dibayar oleh pelanggan kepadamu.

Bagaimana cara menjadi dropshipper?

Kamu hanya perlu mulai mencari produk untuk dijual, lalu membangun situs web. Wajib atau tidaknya mendaftarkan bisnis ke pemerintah bergantung pada hukum setempat.

Berapa biaya untuk memulai dropshipping?

Kamu bisa memulai dengan biaya kurang dari $1 per bulan jika menggunakan Shopify. Saya sarankan menambahkan alat seperti Tradelle agar kamu bisa mengambil keputusan bisnis berdasarkan data nyata. Biayanya hanya $30 per bulan, sehingga pengeluaranmu tidak akan lebih dari $31 per bulan.

Seberapa menguntungkan dropshipping?

Rata-rata margin laba dropshipping adalah 20-30%, bergantung pada ceruk pasarnya. Tingkat konversi yang bisa kamu harapkan sekitar 2% atau 3%.

Penutup

Langkah berikutnya adalah menentukan ceruk pasar yang ingin kamu sasar. Catat ide-idemu, lalu buka Tradelle untuk mendaftar akun gratis. Lakukan riset pasar sendiri dan tandai produk yang ingin kamu jual. Gunakan tautan pemasok produk di Tradelle, lalu pesan produknya agar bisa kamu coba.

Sambil menunggu produk tiba, saya sarankan mulai belajar membangun toko di Shopify. Ada banyak video gratis yang mengajarkan cara membuat toko dropshipping di Shopify dari nol.

Coba Tradelle
Temukan produk unggulan untuk dijual, analisis pesaing dan otomatisasikan tokomu.
Mulai gratis

Aaron Matthew Ang

Aaron Matthew Ang
E-Commerce Writer at Tradelle
Bagikan:
Coba Tradelle
Temukan produk unggulan untuk dijual, analisis pesaing dan otomatisasikan tokomu.
Mulai gratis

Jelajahi artikel terpopuler seputar e-commerce

  • Apa itu dropshipping dan bagaimana cara memulainya?

    Umum
    Apa itu dropshipping dan bagaimana cara memulainya?
    Pahami dropshipping dan langkah memulai bisnis online sendiri
    16 menit baca
  • Panduan menemukan produk unggulan di AliExpress

    Riset produk
    Panduan menemukan produk unggulan di AliExpress
    Temukan strategi terbaik untuk mengenali produk yang banyak diminati dan menguntungkan di AliExpress
    15 menit baca
  • 13 cara mendatangkan pengunjung ke toko dropshipping-mu

    Pemasaran
    13 cara mendatangkan pengunjung ke toko dropshipping-mu
    Pelajari strategi untuk mendatangkan pengunjung ke tokomu, termasuk cara beriklan yang efektif
    23 menit baca
  • 12 cara meningkatkan penjualan Shopify

    Optimasi toko
    12 cara meningkatkan penjualan Shopify
    Pelajari berbagai cara yang terbukti meningkatkan penjualan tokomu
    16 menit baca

Jangan berbisnis dropship ala 2017

Bayangkan ada yang bertanya siapa pemasokmu, lalu kamu harus menjawab bahwa pemasokmu adalah agen pribadi, AliExpress, atau alat otomatisasi yang sekadar membelikan produk dari AliExpress untukmu. Sekarang sudah 2026. Pelanggan, pendapatan, dan labamu akan sama-sama diuntungkan.